Pada dasarnya setiap ilmu manajemen yang ada itu adalah sama, yang membedakan adalah dimana manajemen itu diterapkan. Misalnya saja kita ambil contoh dari kuliah tamu ini. Manajemen konstruksi yang pada dasarnya sama dengan manajemen Teknologi Informasi. Secara garis besar keduanya sama, yang membedakan adalah subjek yang ditangani. Jika pada manajemen konstruksi jelas subjeknya adalah sebuah proyek bangunan gedung dan sebagainya. Sedangkan pada manajemen IT lebih pada manajemen sebuah proyek IT.
Menurut apa yang disampaikan oleh narasumber disini, proyek adalah kegiatan sementara yang berlangsung dalam jangka waktu terbatas dengan dengan alokasi sumber daya(man, machine, material, money) tertentu dan dimaksudkan untuk melaksanakan tugas yang sasaranya telah ditetapkan secara jelas. (Soeharto.I, 1999).
Proyek sendiri tidak hanya berbentuk benda, namun bisa juga dalam bentuk jasa. Ada tiga hal dalam proyek yang merupakan hal terpenting, tiga hal tersebut dikenal dengan sebutan triangle constrain, yaitu :
- Quality
- Time
- Cost
Ketiganya digambarkan sebagai segitiga sama sisi. Kenapa harus segitiga sama sisi?? Karena masing masing dari constrain tersebut memiliki kontribusi yang sama besarnya. Sebagai contoh, saat kita menginginkan kualitas terbaik maka saat itu Quality berada pada puncak segitiga, dan sudah pasti membutuhkan time dan cost yang tidak sedikit. Begitu pula jika salah satunya dari cost dan time berada di atas, maka constrain yang lain akan berada di bawah. Namun di era yang modern ini ketiga constrain tersebut bisa berjalan berdampingan dengan adanya inovasi. Dengan itu tidak lagi ada ketimpangan, dimana bisa dibuat sebuah produk berkualitas bagus dalam waktu cepat dan dengan harga yang lebih murah.
Menurut PMBOK, proyek dibagi menjadi 9 area keilmuan. Yang dimasukkan dibagi ke dalam 3 bagian, yaitu Frame, Core dan support.
- Frame : Project Integration management
- Core : Project Scope, Time, Cost, and Quality
- Support : Procurement, Human Resource, Risk management and Communication management.
Selain itu, manajer proyek juga harus bisa menyeimbangkan berbagai hal dalam proyek, diantaranya adalah sebagai berikut :




Tidak ada komentar:
Posting Komentar