Ketika
mendekati akhir perkuliahan MPTI, tugas sendratari nampaknya menjadi tugas yang
paling di tunggu tunggu oleh kebanyakan mahasiswa. Senang senang yang nampaknya
menjadi alasan utama, bagaimana tidak?? Ini adalah kuliah outdoor. Tapi tidak
bagi kelompok yang akan maju, secara bergantian setiap kelompok yang akan
menampilkan sendratarinya pasti akan sangat sibuk dengan segala persiapannya. Begitu
juga dengan kelompok 5. Yups ini kelompok saya yang sudah merencanakan
menampilkan sendratari dengan tema “Perjalanan biksu tong mencari kitab suci”. Ternyata
kelompok saya sudah menyiapkan ini sejak saya berada di rumah sakit selama
2minggu.
Rasanya
tidak sia sia pengorbanan kelompok ini selama berlatih. Selalu pulang sampai
larut malam demi latihan. Ditengah tengah tugas yang datang silih berganti
layaknya siang dan malam, hahaha.
Selalu ribut setiap kali ada konsep yang
tidak pas, ribut bertukar pendapat. Bikin rumah icha jadi rame sampe tengah
malem, karena menjadi base camp latihan. Icha juga yang selalu rajin ngajak
kita latihan, djay yang sampe bela belain belajar dance di kamar mandi sampe
sempet kepeleset, hani yang katanya ngk mau jadi patkai karena malu, dita A.K.A
bude yang pas belajar dance sampe kecetit kakinya. Eja yang dengan rajin belajar
shuffle dance demi sebuah totalitas. Dan saya sendiri yang harus kembali breakdance
meskipun sedikit takut karena baru saja selesai operasi. Selain itu juga
menjadi koreografer buat eja,hani dan dita. Hal pertama bagi saya.
Dan
ketika tiba waktunya perform semua berjalan lancar dan mendapat sambutan yang
cukup meriah dari teman teman yang menonton. Salah satu juri yaitu Bu Reny
bilang “Penampilan kalian itu seperti jahitan yang rapi”. Setelah melalui
minggu minggu yang berat ini perjuangan kami paling tidak terbayar dengan
pujian dan applause dari juri.




Tidak ada komentar:
Posting Komentar